Tiru Ancelotti dan Mourinho, Jurus Rahasia Xabi Alonso Hadapi Tekanan di Bernabeu

Tiru Ancelotti dan Mourinho, Jurus Rahasia Xabi Alonso Hadapi Tekanan di Bernabeu

LIGAUTAMA – Kursi pelatih Real Madrid sedang memanas setelah Xabi Alonso gagal memberikan kemenangan dalam tiga laga beruntun. Sorotan tajam kini mengarah pada taktik dan manajemen skuad sang entrenador.

Isu pemecatan hingga keretakan hubungan dengan pemain bintang mulai menyeruak di media Spanyol. Namun, Alonso menegaskan dirinya tidak peduli dengan segala spekulasi liar tersebut.

Jelang laga krusial melawan Olympiacos di Liga Champions, Alonso justru tampil tenang dan percaya diri. Ia mengaku tidak membutuhkan pesan dukungan khusus dari petinggi klub untuk merasa aman.

Menariknya, Alonso membocorkan rahasianya dalam menghadapi tekanan berat di Santiago Bernabeu. Ia mencoba meniru pola pikir dua mentor legendarisnya, Carlo Ancelotti dan Jose Mourinho.

Bayang-Bayang Ancelotti dan Mourinho

Alonso mengakui bahwa situasi saat ini memang menuntut mentalitas baja. Hasil imbang lawan Rayo Vallecano dan Elche, serta kekalahan dari Liverpool, membuat posisinya terjepit.

Namun, ia memilih untuk berkaca pada pengalaman para pendahulunya yang juga pernah melatihnya saat masih aktif bermain.

“Ini memang menuntut (kerja keras),” jawab Alonso saat ditanya apakah ia menikmati perannya saat ini.

Ia merasa bukan pelatih pertama yang menghadapi badai kritik di Madrid.

“Saya memikirkan apa yang akan dilakukan Carlo (Ancelotti) atau Mou (Mourinho), juga (Manuel) Pellegrini. Ini bukan hal baru. Anda harus tahu cara hidup dengannya,” tegas Alonso.

Seni Menjinakkan Ego Bintang

Selain performa tim, Alonso juga diterpa isu tak sedap soal hubungannya dengan Vinicius Junior. Bintang Brasil itu dikabarkan tidak senang karena sudah dicadangkan empat kali musim ini.

Alonso menyadari bahwa mengelola ego pemain bintang di klub sekelas Real Madrid adalah tantangan tersendiri. Baginya, aspek psikologis ini sama pentingnya dengan taktik di lapangan.

“(Mengelola ego) sama pentingnya dengan ide sepak bola Anda, kerja taktis Anda, dan kerja fisik Anda,” jelas Alonso di sesi konferensi pers.

Menurutnya, hal ini adalah proses naik-turun yang wajar dalam sebuah tim besar.

“Anda harus tahu cara menanganinya di tim mana pun, dan di Madrid hal itu sangat fundamental,” tambahnya.

Bisa masuk ke link kami shortq.link/login-ligautama

More From Author

Selebrasi Dominik Szoboszlai di laga Frankfurt vs Liverpool di Liga Champions, Kamis (23/10/2025). (c) Arne Dedert/DPA Via Ap

Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 26-27 November 2025

Harry Kane Catat Rekor Buruk saat Bayern Munchen Kalah 1-3 dari Arsenal

Harry Kane Catat Rekor Buruk saat Bayern Munchen Kalah 1-3 dari Arsenal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *